Gambar yang Pernah Saya Buat

Standard

Masih ingat waktu itu saya duduk di kelas XII SMA Negeri 2 Jombang. Selama 2 semester saya pernah belajar tentang menggambar bentuk benda dari tampak depan, samping kanan dan samping kiri di mata pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian. Awal belajar, lumayan susah untuk dapat membayangkan bagaimana sebuah bentuk dapat terlihat dari sisi yang berlainan. Selain itu, pengetahuan tentang cahaya yang didapat dari bentuk tersebut juga menambah nilai dari penggambaran yang akan kita buat. Justru hal inilah yang menarik. Karena ternyata, setelah saya sekarang bersekolah teknik, pengetahuan tentang gambar ini telah banyak membantu saya dalam mempelajari berbagai macam plant yang dirancanakan.

Gambar pertama yang saya buat waktu itu adalah:

Image

tampak atas dari limas segienam itulah yang pertama kali digambar, lalu titik – titiknya dihubungkan terhadap titik – titik yang bersesuaian sehingga terbentuklah sebuah limas segienam. Pencahayaan warna dari bentuk benda juga disesuaikan dengan bagian tampak atasnya sehingga terciptalah suatu bentuk limas segienam yang koheren dari setiap sisinya. Setelah gambar pertama berhasil, maka masuklah latihan gambar kedua yaitu limas segidelapan.

Image

Semakin menarik lagi karena limas segidelapan ini memiliki “topi” yang membuat limas segidelapan ini tampak seperti sebuah tugu.

Setelah berhasil membuat penampakan benda dari arah atas, maka pelajaran selanjutnya adalah menggambar bentuk 3 dimensi dari benda, lalu memplotnya untuk terlihat tampak depan, tampak samping kiri dan samping kanan. Gambar yang saya buat waktu itu adalah gambar rumah saya dan gambar sebuah piano sebagai berikut.

Image

Image

dari kedua gambar tersebut yang susah sebenarnya adalah menggambar “mainannya”. Jika pada gambar rumah “mainannya” berupa paving dan genteng, pada gambar piano justru tuts, pedal dan roda. Mengapa susah?? Karena mainan itu harus dibuat sedemikian rupa sehingga mengikuti pola garis yang kita plot.

Di akhir semester saya disuruh untuk membuat gambar 3 dimensi yang diplot dari 2 buah gambar 2 demensi yang disusun secara beraturan di atasnya. Lalu dari titik – titik yang bersesuaian, gambar tersebut dihubungkan satu sama lain sehingga rupanya membentuk benda 3 dimensi. hasil akhirnya adalah sebagai berikut.

Image

Sama seperti gambar rumah dan gambar piano, yang susah adalah menggambar mainannya, berupa ulir – uliran di dalamnya. Membayangkannya yang susah. Dan ide kreatif yang diminta untuk diaplikasikan dalam gambar (tidak boleh sama seperti teman – teman yang lainnya) semakin memperberat tugas menggambar ini.

Tapi saya senang. Saya belajar tentang menggambar dan membayangkan tentang benda – benda tersebut baik dalam 2 dimensi maupun dalam 3 dimensi. Paling tidak, hal tersebutlah yang membantu saya untuk mempelajari penampakan sebuah plant di dunia teknik. Walaupun saat ini sudah ada dunia digital yang mampu menggambarkan sebuah benda tampak dari atas, samping kiri dan kanan, akan tetapi pengetahuan secara mendasar tentang gambar itulah yang justru dapat memperkaya sudut pandang kita tentang penampakan suatu benda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s