True Love Story

Standard

Catatan yang akan saya tulis ini telah tertulis di Facebook saya tertanggal 4 Agustus 2009 pukul 19:02. Catatan ini terbagi menjadi dua bagian. Catatan yang akan tertulis di blog ini merupakan rangkuman dari semuanya. Enjoy!! ^^

Waktu itu aku bimbel pelajaran bahasa Inggris.. Semua KD sudah selesai dibahas,, sehingga anak2 yang bimbel meminta ke Bu P untuk bercerita dalam bahasa Inggris sekaligus untuk mencoba menerapkan pelajaran bahasa Inggris yang barusan saja diterangkan.. Kami pikir awalnya,, beliau akan bercerita tentang humor, cerita rakyat, dongeng atau cerita2 fiktif semacam itu. Namun tidak, beliau bercerita tentang kisahnya, kisah cintanya..

Dimulai dengan permintaan dari keluarga yang memintanya untuk segera menikah.. Memang, usia Bu P pada saat itu bukanlah usia muda yang menginginkan hubungan tanpa komitmen atau sekedar cinta monyet belaka.. Usianya saat itu sebanding dengan usia teman-temannya yang sudah menikah,, memiliki anak dan bersanding dengan seorang teman hidup.. Mendapatkan desakan dari sana sini,, membuatnya untuk berusaha mencari seorang suami dan pastinya itu bukanlah suatu hal yang mudah dan penuh perjuangan. Akhirnya dimulailah perjalanan cinta beliau,,
Setelah mendaki gunung melewati lembah…….

Dia berkenalan dengan K, teman chatingnya, bekerja sebagai teknisi komputer di Jogja. Awalnya mungkin hanya chating biasa,, Bu P senang karena temannya chatingnya ney enak diajak ngobrol, humoris dan nyambung. Mungkin juga banyak kesamaan di antara mereka. Setelah berkali-kali chating ada “sesuatu” di antara mereka berdua. Akhirnya mereka sepakat untuk tukar-menukar foto. Mereka ingin saling berkenalan lebih.. Lalu akhirnya Bu P mengirimkannya sebuah foto.
Kesepakatan awal mereka “saling” tukar foto.. Tapi setelah dinanti – nanti,, si K ternyata nggak mau kasih fotonya dengan alasan, “Aku malu.. Aku sakit kulit.. Aku malu sama kamu..”

Walaupun kecewa,, Bu P masih tetap menjalin hubungan dengan si K. Hingga pada suatu saat mereka berjanji untuk bertemu.. Pada saat bertemu,, Bu P sedikit kaget karena dia tahu apa penyakit kulit yang diderita oleh K. Kekurangan pigmen kulit, faktor gen. Dia adalah seorang albino.. Maka dari itu dia tidak mau menunjukkan fotonya ke Bu P. Pertemuan pertama begitu kaku. Mereka berdua tidak mengatakan apa-apa. Tidak membicarakan sesuatu yang seru seperti chating mereka. Akan tetapi, setelah beberapa kali bertemu,, mereka mulai bisa ngobrol seperti biasa. Hingga (singkat cerita) pada percakapan mereka……

K : “Aku suka sama kamu.”
Bu P : “Aku juga.. Kamu mau nggak aku kenalin sama keluargaku?”
K : “Tapi aku sakit kulit. Aku nggak mau bertemu sama keluargamu.”
Bu P : ” Nggak apa – apa. Mungkin mereka bisa menerima keadaan kamu yang sebenarnya.”
K : “Kalau aku jadi suamimu maka aku akan menularkan penyakit ini pada keturunanmu dan menyakiti keluarga besarmu.”
Bu P : “Aku suka sama kamu dan aku nggak peduli bagaimana kamu di mata orang lain karena aku cinta.”
K : ” Aku cinta sama kamu,, tapi aku nggak mau kalau cinta ini membuat kamu menderita karena keturunan yang aku berikan. Aku lebih suka jika kamu memilih orang lain untuk menjadi pendamping hidupmu daripada aku.”

Hancur hati Bu P karena si K tidak mau menjadi suaminya. Padahal mereka saling cinta. Bu P shalat istikoroh. Ingin diberi petunjuk apakah si K adalah jodohnya. Dalam mimpinya Bu P,, dia melihat sesosok lelaki. Wajahnya tidak terlihat, akan tetapi Bu P bisa memastikan bahwa dia bukanlah si K. Bu P berusaha untuk melupakan si K. Hingga suatu saat, ada teman Bu P yang mengatakan bahwa ada salah satu teman cowok Bu P yang kelihatannya suka sama Bu P. Semua teman Bu P mengatakan bahwa dia seorang cowok yang ganteng. Bu P nggak terpengaruh dengan pandangan orang lain terhadap cowok itu karena sebenarnya Bu P nggak suka sama dia. Akan tetapi, Bu P melihat bahwa cowok itu pendiam dan kelihatannya baik. Maka Bu P “nembak” si cowok. Hmm,, klo diperhatiin Bu P emang cewek pemberani!!
Yawdah dech,, akhirnya Bu P menikah dengan cowok itu.. Walaupun pada saat itu sepertinya Bu P menjalin hubungan “Status palsunya-Vidi Aldiano”. Lha, si K gimana khabarnya??

Ternyata si K diundang juga ke pernikahan Bu P. Bu P nggak menceritakan secara detail bagaimana mimik wajah si K ketika diundang ke pesta pernikahannya. Tapi bisa dibayangin lah, bagaimana rasanya ketika melihat orang yang dicintai malah menikah dengan orang lain?? Padahal kita masih cinta sama orang itu?? Ya mungkin seperti itu lah perasaan yang dirasakan si K..

Beberapa hari setelah pernikahan Bu P,, Bu P sms-an sama si K. Pada saat itu, Bu P mengaku belum mencintai suaminya dan masih cinta sama si K.
Bu P : “Cepet sana kamu cari cewek buat gantiin aku. Cepetan nyusul aku nikah..”
K : “Gimana ya?? Kelihatannya nggak akan.. Karena aku nggak bisa mencintai orang lain seperti saat aku mencintai kamu. Dan sampai sekarang aku juga masih suka sama kamu..”

Nah lho?! Ternyata mereka berdua masih sama – sama cinta.. Terakhir aku ngobrol sama Bu P, ternyata akhirnya beliau bisa sepenuhnya mencintai suaminya dan berhasil melupakan si K. Mereka dikaruniai seorang anak yang cantik, mereka bahagia, dan entahlah bagaimana nasib bercerita tentang kehidupan si K..

Well, cerita ini sudah beberapa tahun yang lalu diceritakan oleh Bu P sama aku dan aku masih ingat sampe sekarang.. Mungkin cerita ini nggak seseru dan sesedih yang diceritakan Bu P ke aku (kanh aku cuma cerita intinya doang),, tapi paling tidak dengan cerita ini, kita bisa ambil hikmahnya. Bahwa, “Cintailah seseorang bukan ‘karena’ melainkan ‘walaupun’. Seperti Bu P yang mencintai si K bukan ‘karena’ dia pintar, tajir, dan bla bla bla.. Tetapi Bu P mencintai si K ‘walaupun’ dia adalah seorang albino.

Kututup catatan ini dengan lirik lagu Once,”Aku mau mendampingi dirimu. Aku mau cintai kekuranganmu. Selalu bersedia bahagiakanmu, apapun terjadi. Kujanjikan aku ada..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s