Asyiknya Geladi di Telkom Diva Jombang

Standard

Artikel ini saya tulis karena dengar – dengar hari ini adalah pembukaan geladi mahasiswa IT TELKOM. Geladi adalah salah satu kegiatan wajib magang mahasiswa IT TELKOM setelah lulus tahun kedua. Geladi dilakukan selama 40 hari kerja. Berbeda dengan kegiatan Kerja Praktek (KP) yang dilakukan pada tahun ketiga, dimana pemilihan tempat untuk KP dipilih dan dilamar langsung oleh mahasiswa yang bersangkutan, sedangkan untuk Geladi, Mahasiswa hanya mendaftarkan ke bagian fakultas Sains di daerah mana (atau provinsi mana) dia akan mengikuti Geladi, lalu pihak IT TELKOM akan mencarikan tempat kerja yang sesuai. Tempat kerja ini merupakan mitra dari IT TELKOM sendiri, misalnya PT. TELKOM Indonesia, PEMDA, dan lainnya (hampir 60% ditempatkan di PT.TELKOM). Bisa juga melamar sendiri di perusahaan lain yang tidak ditawarkan oleh IT TELKOM akan tetapi pada tahun saya Geladi, 2011, dalam satu kelompok minimal 5 orang yang mendaftarkan diri pada perusahaan tersebut.

Pada Geladi 2011, saya memilih Geladi di Jawa Timur. Akhirnya saya dapat tempat di Telkom Diva (Divisi Access) Surabaya Selatan. Pembukaannya dilakukan di kantor DCS Telkom Ketintang Surabaya. Pembukaan Geladi ini dilakukan serentak seluruh Indonesia menggunakan teleconference. Semua orang yang terpilih di Diva Surabaya Selatan sangat senang, karena mendapatkan secercah harapan untuk menuntut ilmu  kerja di sebuah kantor pusat di Surabaya. Akan tetapi, setelah pembukaan Geladi, diumumkan bahwa tidak semua yang Geladi di Diva Surabaya Selatan akan ditempatkan di kantor tersebut. Sebagian di sana, sebagian yang lain akan disebar pada area yang ditangani oleh Diva Sidoarjo. Eng ing eng, nama saya diumumkan sebagai mahasiswa yang “beruntung” untuk masuk di Diva Sidoarjo. Akhirnya, keesokan harinya saya berangkat menuju kota Sidoarjo bersama teman saya yang juga tak tahu arah. Hahahaha.

Setelah diterima dengan baik di Diva Sidoarjo, kami diundi untuk ditempatkan di daerah mana. Ada Diva Jombang, Mojokerto, Krian dan Sidoarjo sendiri. Awalnya saya ditempatkan di Krian dari hasil undian. Akan tetapi, karena saya melobi Kepala Divisi-nya agar diperbolehkan pulang kampung : ke Jombang dan mahasiswa yang ditempatkan di Jombang pun tidak keberatan untuk bertukar tempat dengan saya, akhirnya saya mendapatkan tempat di Diva Jombang. Rencana pulang kampong terlaksana.

Ada 4 orang yang ditempatkan di Diva Jombang: Saya, Septika, Prima dan Nadia. Ditambah satu orang, mahasiswa IT TELKOM juga, hanya saja dia baru saja lulus di tahun pertama, berinisiatif sendiri untuk melamar kerja praktek di Telkom Jombang: Alfan. Kami berlima akhirnya memulai petualangan kami di Diva Jombang.

Di Diva Jombang, semua karyawannya sangat bersahabat dan ramah sekali. Di sana, jabatan hanyalah sebuah bagian dari pekerjaan, tidak berpengaruh pada dunia sosialita sama sekali. Maksudnya, anda tidak akan pernah tahu bahwa sekarang anda sedang bercanda dengan salah satu bapak – bapak pejabat tinggi di sana, hingga mungkin keesokan atau di kemudian hari anda menyadari sendiri atau disadarkan oleh orang lain tentang jabatan bapak – bapak tersebut. Saking ramahnya. Saking bersahabatnya. Tidak ada yang tahu bahwa bapak tersebut ternyata bapak – bapak kelas atas!

Pekerjaan kami di sana survey Distribution Point (DP), belajar tentang MDF, DSLAM, MSAN. Ngutek – ngutek MDF, ikut membantu men-tracing alamat dari MDF, terjun ke lapangan untuk mengenal lebih jauh tentang DSLAM, MSAN dan Rumah Kabel (RK) sekaligus mengecek jumlah modul di sana, membantu menyambung kabel di MSAN yang baru saja di pasang, menjelajahi Ruang Sentral dan Transmisi, serta belajar SISKA.

Salah satu kebiasaan yang patut dicontoh dari bapak – bapak di sana : bekerja giat akan tetapi tidak pernah lupa waktu sholat. Saat adzan dhuhur dan ashar berkumandang, semua orang langsung mengakhiri aktifitasnya, lalu mereka sholat berjamaah di masjid Telkom Jombang. Tidak ada yang membicarakan sebuah jabatan : yang mengarah kepada kasta dalam sebuah pekerjaan. Dari segi penampilan sendiri, mereka selalu rapih, necis, dan wangi. Yang bekerja di kantor begitu, yang bekerja di lapangan pun begitu. SEMUA ORANG.

Mendekati bulan Ramadhan, mereka melakukan suatu kegiatan syukuran yang diakhiri dengan acara makan – makan kambing guling di depan lapangan, jadi seakan – akan seperti melaksanakan sebuah garden party. Kami berlima,  para pendatang baru hanya ikut – ikutan nimbrung, karena semuanya tidak suka daging kambing, hahaha.

Asyik sekali Geladi di Diva Jombang. Belajar sambil bermain – main. Dikelilingi oleh orang – orang yang ramah bersahabat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s