20 facts – About My Self –

Standard

Errr, sudah lama nggak nulis blog. Sebenarnya bingung juga karena nggak tahu mau tulis apa. Hahaha.😀 Di tengah – tengah kebingungan, akhirnya saya ingin menuliskan tentang 20 facts about my self. Yup, tentang diri sendiri. Sebenarnya ini juga termasuk salah satu cara untuk memperbaiki diri juga. Selain itu juga karena akhir – akhir ini banyak sekali membaca dan mengomentari artikel online tentang orang lain. Mengapa tidak mencoba mengomentari diri sendiri?

  1. Makanan yang paling tidak saya sukai adalah bubur ayam. Entah kenapa kalau yang namanya bubur ayam itu selalu bikin nggak doyan makan. Mungkin karena nggak suka sama bubur yang rasanya asin mungkin ya. Dan juga nggak tertarik sama penampakan bubur ayam.
  2. Minuman yang paling saya sukai adalah susu kedelai. Terlepas dari masalah kesehatan, entah kenapa suka sekali dengan rasa dari susu kedelai. Tapi saya tidak suka dengan susu kedelai kemasan botol yang dijual di supermarket. Rasanya sudah tidak fresh lagi menurut saya.
  3. Kue yang paling saya sukai adalah bolu kukus. Suka dengan rasa manisnya yang pas. Nggak begitu manis banget.
  4. Judul lagu yang biasa saya pakai sebagai kutipan favorit: “When life gives me lemons, I make lemonade”. Lala lupa pernah nemu judul lagu ini dari mana. Yang jelas, selain tertarik karena judul lagu ini inspired banget, termasuk salah satunya menarik karena judul lagu ini adalah judul lagu berbahasa inggris yang paling panjang menurut lala.😀
  5. Saya paling benci dengan asap. Asap apapun. Mulai dari asap rokok, asap bakar sampah, hingga asap sate. Nah ini nih, yang biasanya bikin lala lari terbirit – birit kalo lagi jalan di depan tukang sate.
  6. Saya paling malas kalau disuruh baca buku. Mendengarkan bagi saya adalah cara belajar yang terbaik. Hm, bertolak belakang banget sama mbaknya lala yang paling suka sama baca buku. Malas baca di sini lebih ke malas jika disebut baca buku itu adalah sebuah hobi ya. Kalau misalkan seperti baca buku petunjuk penggunaan, kan orang – orang biasanya malas, nah kalau itu lala nggak malas tuh. Haha.
  7. Sekolah musik kelas piano classic saya hanya berlangsung selama kurang lebih setahun. Selebihnya hingga 4 tahun saya mempelajari pop, jazz, dan teman – temannya. Belajar classic hanya saat menjelang ujian saja. Dikarenakan guru piano saya bilang, bahwa saya sudah terlampau tua untuk mempelajari classic. Kalau di Yamaha Music School, seingat lala memang umur 4 tahun seharusnya sudah mulai sekolah untuk melatih pendengaran ya. Makanya itu buku musik klasik lala Piano Study itu pasti banyak gambar – gambarnya daripada not baloknya. -_- Secara memang ditujukan untuk anak usia sekitar 6 tahunan yang udah mulai belajar main pianonya.
  8. Menurut saya: didiamkan adalah lebih kejam daripada dimarahi karena kesalahan yang pernah saya perbuat. Maka dari itu, saya lebih suka orang yang bilang saya salah di depan saya, daripada dia mendiamkan saya dan saya bingung karenanya.
  9. Cerpen “Bertemu Ibu di Surga” dan puisi “Gesang ingkang Sampun dipun Remehaken” yang pernah saya tulis dan diterbitkan dalam sebuah buku antalogi berjudul “Taman Bunga – Bunga” adalah karya pertama yang membuat saya diwawancarai sastrawan Jombang. Apa yang akan dikatakan oleh anak kelas 5 SD ketika ditanyai sastrawan? Jawabannya : ya…, tidak…, bisa jadi…😀
  10. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, Kuliah hingga Kerja, saya selalu memakai seragam -_- Inilah yang membuat saya nggak bingung untuk berpakaian setiap hari. Hahaha. Bahkan ada cerita menarik saat kuliah. Seragam IT Telkom saat kuliah adalah putih untuk atasan dan biru dongker untuk bawahan. Suatu saat, teman asrama lala mau pergi untuk beli seragam. Sepulang dari beli seragam, lala bertanya, mana seragam yang baru dia beli. Dan ternyata dia membeli seragam SMP!
  11. Saya lebih suka pantai daripada gunung. Paling suka dengan suara debur ombak dan airnya. Selalu berpikir bahwa pantai adalah tempat yang paling luas dan tak berujung.
  12. Terdekat setelah Tuhan adalah Papa. I don’t know how can I live without him. He is the only man that could be trusted.
  13. Kota yang selalu saya impikan untuk dikunjungi : London dan Venice. Kalau london, karena suka banget sama bangunan – bangunan yang berbau kerajaan gitu ya. Dan entah kenapa, kalau ingat London selalu ingat juga dengan warna ungu. Mungkin juga karena bangsawan biasanya pakaiannya ungu, entahlah. Kalau Venice, paling suka dengan kota yang dikelilingi sungai. Naik perahu sambil keliling kota.😀
  14. PMS ditandai dengan mimpi marah – marah kepada seseorang. Ini adalah mimpi teraneh dan mimpi yang paling disyukuri. Hahahaha. Karena biasanya wanita kalau PMS marah – marah langsung ke orang atau ngambek, dan sebagainya yang malah membuat orang – orang di sekitarnya kena imbasnya. Alhamdulillah saya cuma mimpi marah – marahnya. Bukan karena berupaya menjadi malaikat yang tidak bisa marah, tetapi entah kenapa saya bawaannya cuma pengen damai aja. Prinsip saya, karena tidak sukai dikerasi, maka saya tidak mau mengerasi.
  15. Selalu berupaya untuk mengucapkan terima kasih. Bagi saya, mengucapkan terima kasih sama seperti kita bersyukur dan menghargai setiap apa yang diperbuat orang lain kepada kita. Sebagai contoh misalkan tukang sapu di kantor. Sebagian orang kalau ditanyai, mungkin bertanya : mengapa harus mengucapkan terima kasih? Kan itu memang pekerjaan mereka. Saya berpikir malah sebaliknya. Itu memang pekerjaan mereka. Mereka dibayar oleh kantor. Akan tetapi, kita tidak membayar mereka untuk membersihkan meja kerja kita. Ucapan terima kasih setidaknya telah memberikan arti bagi mereka bahwa mereka dihargai dan kita bersyukur karena ada orang yang mau melakukan sebuah pekerjaan yang mungkin kita malas mengerjakannya.
  16. Memori masa kecil yang tak terlupakan adalah : diajari naik sepeda dengan Mas -kakak tertua saya- Hingga saat ini kalau ingat masa – masa diajari mas, pasti terharu. Waktu itu umur 7 tahunan. Teman – teman lala sudah jago banget main sepeda mini. Terus ceritanya curhat ke mas, karena nggak bisa naik sepeda. Akhirnya mas bilang kalau mas mau mengajari bersepeda. Setiap selesai pulang sekolah (mas waktu itu SMP), panas – panas, mas ngajarin naik sepeda. Dia nggak main sama teman – temannya sepulang sekolah karena harus ngajarin lala buat bersepeda. Salut dengan mas yang mau berbaik hati mengajari sepeda dan selalu mengutamakan adiknya daripada teman – temannya. Biasanya anak – anak SMP selalu bermain dengan temannya dan gengsi kalau harus bermain dengan adik perempuannya. Sedangkan hal tersebut tidak berlaku untuk mas saya. Salut!🙂
  17. Kebiasaan saat tidak ada kerjaan dan hanya memiliki buku dan bolpoint adalah menulis aksara jawa. Dengan begini saya bisa bercerita tentang apa saja dalam buku tanpa khawatir ada orang yang membacanya. Saya pun tahu bahwa Biasanya orang jawa pun malas membaca tulisan jawa. Kekekekeke.😀
  18. Mata pelajaran yang paling tidak saya sukai adalah IPS (Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi). Saya selalu mendapatkan nilai rata – rata bawah untuk pelajaran itu. Dan selalu mengikuti remidial test untuk pelajaran – pelajaran itu. -masalaluyangkelamsekali-
  19. Daging yang paling tidak saya sukai adalah daging kambing. Karena tidak lain dan tidak bukan : baunya itu. Walaupun dimasak seenak apapun dan tidak berbau, entah kenapa kalo dibilang daging kambing, tetep aja nggak mau makan.
  20. A big NO for high heels. Saya paling tidak bisa memakai high heels. Kaki saya pernah cidera sebelumnya.

That’s all. Itu tentang Lala. Bagaimana dengan anda? I would appreciate if you want to share.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s