Senyummu

Standard

Senyummu
-secarik puisi untuk sebuah kisah sahabat-

Memandang senyummu selalu seperti senja ini
Datang dan pergi hanya untuk terus menggodaku menerka sebuah pertanyaan
Akan hujan atau cerahnya awan

Aku yakin langit ini akan segera mengakhiri sebuah cerita
Tentang kita yang akan selalu berbeda

Di bawah lampu-lampu kota yang terlihat suram
Kuberjalan bersama bayangan hati yang temaram
Tak berdiri, aku memilih duduk terpejam,
Di antara semua pilihan yang tak menemukan jalan

Karena hanya engkau, aku, kita, yang mungkin bisa merasa
Serelung hati yang tak memiliki sampan
Tuk arungi gemuruh riak itu,

Namun ternyata langit cerah senja ini
Angin menyentuh tuk menyampaikan sebuah janji
Bahwa Kita kan merasa di suatu saat, mungkin esok, lusa atau selanjutnya
Langit senja yg temaram
Menaungi kita dengan kilau cahaya jingganya.

image

Original poetry and photo by Laura Yuliardhilla a.k.a Lala

7 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s