Yang Paling Dikangeni

Standard

Kangen. Satu kata yang menggambarkan semua rasa yang ada semenjak terakhir kali menginjakkan kaki di jombang. Kotaku, kota kecil di tengah provinsi jawa timur ini, apa kabar?

3 bulan yang lalu mendengar kabar papa sakit, langsung beringsutan pulang. Enggak sempat mikir bawa apa. Enggak sempat mikir merindukan apa di jombang, yang jelas pikiran hanya satu: aku harus pulang! Ketika sesampainya di jombang langsung dijemput mas lala yang baru datang pula dari Bali,langsung berangkat ke rumah sakit. Setelah papaย  berangsur2 pulih, langsung balik lagi kerja ke cikarang. Tidak memikirkan jombang. Terganggu pula pikiran saat di kantor. Yang dipikirkan hanya satu: bagaimana kesehatan papa. Setelah sekitar sebulanan semenjak papa boleh pulang, tetiba papa harus masuk lagi ke rumah sakit. Pikiran yang sudah mulai teratur, kacau kembali. Pengen sekali pulang. Tetapi papa tidak memperkenankan untuk pulang. Hanya sapa dan kabar dari telepon saja yang bisa mengobati segala kekhawatiran dari jauh.

Sekarang, diberi kesempatan untuk berlibur akhir tahun dari samsung, langsung sebulan sebelumnya pesan tiket pulang. Liburan yg walaupun hanya beberapa hari ini kusambut dengan riang. Bukan hanya melepas penat pekerjaan kantor, pun pula sudah kangen semuanya.

Bagi kebanyakan orang, kota jombang mungkin hanya kota yang biasa saja. Sama seperti pemikiran saya hingga SMA. Hingga suatu saat, setelah memutuskan untuk merantau, kota ini tidak lagi terkesan biasa. Kota ini patut untuk dikenang untuk sebuah alasan: pulang. Kota ini kecil, hanya sebuah kabupaten di tengah provinsi jawa timur. Akan tetapi, kota ini bersih sekali. Beberapa kali memenangkan adipura. Sepanjang jalan, jarang sekali ditemukan sampah, bahkan bisa dibilang hanya orang – orang yang benar – benar tidak peduli saja yang membuang sampah sembarangan. Kota ini sarat sekali dengan pengetahuan akan agama. Beberapa pondok pesantren ada di kota ini bahkan gaungnya pun terdengar hingga keluar provinsi. Sebutlah yang paling terkenal pondok pesantren tebu ireng, pondoknya KH. Hasyim Ashari, pendiri muhammadiyah. Orang – orang jombang banyak yang merantau, termasuk saya. Beberapa orang bahkan sangat terkenal di tanah rantau. Sebut saja KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang sekarang makamnya berada di ponpes tebu ireng, Cak Nun (budayawan), hingga kabar – kabarnya direktur wanita paling muda BUMN, yang ditunjuk langsung Dahlan Iskan, yang santer diberitakan di media itu adalah orang jombang juga, yang tak lain dan tak bukan adalah salah seorang teman sekolah mas saya.

Jombang merupakan akronim dari Ijo lan Abang (Hijau dan Merah). Kataya sih merupakan representasi dari watak orang – orang Jombang itu sendiri. Ijo atau hijau yang mewakili orang yang sangat beragama dan sebaliknya abang atau merah yang mewakili orang2 jahat dan teman2nya. Jadi bisa dibilang tidak ada yang menganut paham tengah, jahat tapi baik (emang adaโ“ ). Nah entahlah, itu adalah sedikit dari pengetahuan akan jombang yang masih kuingat.

Saat menulis artikel ini, saya sedang dalam perjalanan jombang – cikarang. Entah kenapa ingin sekali mengenang hari2 terakhir di jombang dan terakhir di tahun 2013 ini. Sudah lama lho ternyata nggak menikmati jombang dan menikmati rumah sendiri, beberapa diantaranya:

1. Udah lama banget enggak naik becak keliling kota. Jadi ceritanya, biasanya kalau pulang selalu dijemput papa. Papa yang masih belum pulih benar, belum bisa jemput, walhasil naiklah becak. Menikmati angin semilir dan suasana jombang yang sepi di jam 8 pagi itu ternyata sesuatu sekali.

image

Jalanan kota Jombang yang bersih dan lengang saat difoto di atas becak

2. Udah lama banget nggak melihat ikan di kolam belakang rumah. Entah kenapa, emang feel-nya ketika di rumah itu emang setelah ngelihat kolam di belakang rumah. Cuma ngelihat ikan renang padahal, tapi entah kenapa kok seneng aja ngelihatnya:mrgreen: Ikan yang dipelihara papa sejak pertama kali pindah ke jombang, sekitar 16 tahun yang lalu masih hidup! Sekarang semakin besar dan semakin panjang. Entah ikan warna hitam itu berjenis apa. Tapi yang jelas ikan itu jadi saksi hidup kepindahan kami ke kota jombang #halah๐Ÿ˜† Lalu ada juga ikan2 mas yang sekarang udah pada besar2. Masih ingat pas jaman2 SMA, kolam ikan sudah sktr 3 mingguan nggak dibersihkan, eh ternyat udah banyaaaaak banget ikan kecil2. Waktu itu bingung kan, waa kok bisa ada ikan kecil banyak banget kayak gini. Mungkin saat itu lagi musim kawin ikan, terus airnya nggak keganti, jadi pembuahannya berhasil semua. Entahlah.๐Ÿ˜€ Semenjak itu ikan2 kecil itu mengalami masa2 seleksi alam. Ada yang tetiba mati, atau bahkan ada yang dimakan ikan besar lainnya, jadi hanya beberapa yang bertahan.

image

Kolam ikan di belakang rumah

3. Udah lama banget nggak ngelihat tetumbuhan buah anggur hijau dan pohon mangga di kebun papa. Jadi ceritanya sekitar 10 tahun yang lalu, papa pengen bikin kebun kecil plus rumah sesinggahan kecil di kavling tanah depan rumah yang kosong. Kebunnya ditanami pohon mangga, anggur hijau dan bunga – bunga. Diantara itu semua lala paling seneng ngelihat pohon anggurnya. Entah kenapa seneng aja. Sayangnya pas akhir tahun ini musim hujan, jadi pohon anggurnya belum matang maksimal. Belum lagi busuk kalau terkena air yang berlebihan. Sedangkan pohon mangga papa sudah sekitar sebulan yang lalu sudah berbuah banyak. 2 kardus aqua berisi mangga manalagi waktu itu dikirim ke kosan mbaknya lala. Dulu masih ingat kalau pas pohon anggurnya berbuah bisa sampai beberapa puluh tangkai, sudah dibagikan ke tetangga, dibawa ke sekolah, tetep saja nggak habis2. Setiap hari makan anggur sampe mabok, perut panas๐Ÿ˜† Mangga pun begitu. Sampe mabok, setiap hari ngejus mangga saking nggak ngerti lagi harus dihabiskan pakai cara apa. Hahaha๐Ÿ˜†

image

Pohon anggur di kebun papa

Mungkin cuma 3 hal itu yang paling dikangeni dari rumah dan jombang untuk saat ini. Hm, tapi yang jelas, memang tidak ada tempat yang akan paling dikangeni selain rumah. Hawanya, suasananya, orang – orangnya, kasih sayangnya. Home sweet home.๐Ÿ™‚ Da daaa Jombang, sampai jumpa di tahun depan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s